Anda tidak akan melihat air yang keluar dari knalpot mobil Anda saat dalam keadaan normal. Namun jika knalpot Anda bocor atau meneteskan air, itu berarti knalpot mobil Anda mengandung air. Anda tidak perlu khawatir, biasanya penyebabnya bukan masalah besar. Namun, sebaiknya situasi ini diselidiki dan ditangani oleh mekanik profesional jika Anda tidak yakin dapat menanganinya. Karena jika tidak, bisa memperburuk keadaan dan merugikan Anda hingga ratusan rupiah.

Dalam beberapa kasus ini bukan masalah besar. Kasus terburuk biasanya ketika Anda harus mengganti satu atau dua komponen kecil yang bisa menghabiskan biaya ratusan ribu rupiah. Berikut beberapa penyebab keluarnya air dari knalpot yang dikutip Otodiva.com dari oards.com.

1. Kondensasi (Penyebab Normal)

Setelah mesin Anda melakukan proses pembakaran internal, campuran karbon dioksida dan air terbentuk sebagai hasilnya. Setelah mesin diberi waktu untuk dingin, ada sisa gas yang keluar dari chamber dan keluar dari knalpot. Kondensasi gas-gas ini menyebabkan keluarnya air dari knalpot Anda.

2. Konverter Katalitik (Penyebab Normal)

Ketika knalpot mengeluarkan gas karbon beracun, sementara itu catalytic converter bertugas untuk mengurangi volume gas ini sebelum keluar dari knalpot.

Hal ini yang memungkinkan kendaraan menjadi lebih ramah lingkungan sekaligus mengurangi risiko merugikan orang lain dalam prosesnya.

Namun, karena catalytic converter bekerja untuk mengurangi emisi beracun ini, ada sejumlah kecil uap air yang terbentuk sebagai hasilnya. Uap air ini akan membentuk tetesan-tetesan kecil yang akan keluar dari knalpot.

3. Panas Mesin (Penyebab Normal)

Jika Anda tinggal di lingkungan dekat pegunungan atau yang bersuhu dingin, Anda pasti pernah melihat air keluar dari knalpot Anda. Komponen-komponen mesin biasanya membutuhkan sedikit waktu untuk membiarkan oli bersirkulasi melaluinya untuk mendinginkannya.

Sementara itu, komponen mesin yang bergerak akan menghasilkan banyak panas dalam beberapa menit pertama setelah dinyalakan. Knalpot juga akan menjadi luar biasa panas juga.

Karena itu, uap air dihasilkan saat panas menyatu dengan udara dingin. Kemudian Anda akan melihat tetesan air kecil jatuh dari knalpot bersama dengan sedikit asap putih. Tunggu beberapa menit dengan mesin menyala setelah itu semuanya akan hilang dan normal.

4. Piston Rusak (Penyebab Tidak Normal)

Ini bisa menjadi masalah serius ketika piston yang sudah tidak bagus menyebabkan air keluar dari knalpot Anda. Anda akan mengetahuinya apakah piston atau ringnya yang menyebabkan keluarnya asap dari knalpot selain air.

Jika memang sudah parah, maka bau terbakar akan memenuhi interior kabin. Entah bau terbakar atau mungkin aroma manis yang akan menandakan masalah yang lebih besar.

Jadi, jika Anda mengalami bau aneh disertai asap dan air yang keluar dari knalpot Anda, maka jangan mengemudikan kendaraan Anda. Mintalah untuk diderek ke bengkel mobil dan mintalah teknisi untuk memastikan bahwa itu piston atau ring piston Anda yang menjadi penyebabnya, segera ganti jika perlu.



Baca Juga: https://otodiva.com/2021/07/24/tentang-radiator-mobil-dan-tips-menjaganya/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here