Kita memang tidak bisa memprediksi begitu saja perihal padat atau tidaknya arus mobil di jalan raya atau tol. Namun, jika memang tiba-tiba Anda terjebak di sebuah kemacetan yang tidak bisa Anda hindari, lakukan cara yang sudah Otodiva.com kutip dari Wikihow. Yuk simak!

Hindari semua gangguan

Dalam kondisi lalu lintas yang padat, jalan akan penuh sesak dengan mobil, arus lalu lintas tidak teratur, dan orang-orang akan mulai kehabisan rasa sabar, ini menyebabkan mereka mencoba untuk bergabung di tempat yang mungkin tidak seharusnya. Hal terakhir yang Anda butuhkan adalah pengalih perhatian yang mencegah Anda memperhatikan hal-hal ini. Batasi gangguan Anda dengan:

1. Mematikan ponsel Anda, atau mengaktifkan mode senyap.
2. Mematikan musik Anda, atau mengecilkan volume.
3. Memberitahu penumpang Anda untuk tenang sampai Anda bebas dari lalu lintas yang padat.

Berkendara secara defensif

Mengemudi defensif mencakup berbagai keterampilan yang harus Anda terapkan untuk mencegah situasi berbahaya di jalan sebelum terjadi. Anda harus merencanakan cara Anda dapat bereaksi dalam situasi darurat, seperti jika kendaraan lain mencoba dan bergabung dengan Anda. Selain itu, Anda juga harus:

1. Identifikasi kendaraan yang tampak tidak aman, seperti kendaraan yang melintasi jalur secara tidak menentu, melaju dengan kecepatan tinggi, atau hanyut di dalam jalur.
2. Ikuti arus lalu lintas.

Hindari jam lalu lintas yang padat

Meskipun waktu terburuk untuk lalu lintas (jam sibuk) akan bervariasi sesuai dengan tempat tinggal Anda, umumnya Anda dapat memperkirakan waktu terberat antara pukul 08:00-09:00 pada saat berangkat kerja dan 17:00-18:00 pada saat arus pulang kerja.

Perhatikan lalu lintas padat di kejauhan

Saat Anda akan mendekati bagian jalan yang ramai, Anda harus menginjak pedal gas dan meluncur ke depan. Ini akan memoderasi kecepatan Anda sekaligus menghemat bahan bakar. Tergantung pada jarak Anda, Anda mungkin juga perlu mengerem untuk memperlambat ke kecepatan yang dapat diterima saat mendekati lalu lintas padat.

Dengan memperlambat kecepatan Anda, ada kemungkinan lalu lintas yang padat akan putus sebelum Anda mencapainya. Kecepatan konstan dan lebih lambat ini akan menghemat bahan bakar Anda dan mengurangi potensi kecelakaan.



Baca Juga, https://otodiva.com/2021/08/02/penyebab-kebisingan-drive-shaft-saat-berkendara/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here