Multitasking atau mengerjakan banyak hal dalam waktu yang sama merupakan ciri khas seorang ibu. Mungkin mereka make up sambil menjaga anak, memasak sambil merapihkan baju, dan sebagainya. Hal tersebut tidak bisa sepenuhnya disalahkan, namun jika Anda seorang ibu dan melakukan multitasking saat mengendarai mobil, ini hal yang sangat dilarang, apalagi Anda membawa banyak penumpang atau bahkan penumpangnya sendiri adalah anak Anda. Nah berikut beberapa cara yang sudah Otodiva.com lansir dari A Girls Guide to Cars untuk menghindari kebiasaan buruk yang biasa dilakukan kebanyakan ibu-ibu. Yuk simak!

1. Multitasking di Mobil

Anda perlu memahami “multitasking” bukan berarti Anda memikirkan apa artinya. Namun yang dimaksud, yaitu Anda tidak benar-benar melakukan dua hal secara bersamaan. Anda mengalihkan fokus dari satu tugas ke tugas lainnya. Mustahil untuk melihat ke kaca spion dan make up secara bersamaan. Anda dapat melakukannya secara bergantian di antara kegiatan-kegiatan itu, tetapi Anda tidak bisa melakukan keduanya secara bersamaan. Setiap detik mata Anda tidak fokus pada jalan akan dapat menyebabkan sesuatu yang buruk terjadi. Melakukan hal yang dapat dilakukan lain waktu namun Anda melakukannya saat menyetir mobil, itu sangat tidak sepadan karena resikonya terlalu besar.

2. Memeriksa anak Anda

Ini mungkin terdengar kejam, tetapi Anda tidak boleh berbalik badan hanya untuk menghibur bayi Anda yang menangis. Mengapa tidak? Ini adalah bentuk lain dari multitasking. Bagaimana Anda akan melihat hewan yang menyeberang jalan ketika Anda bahkan tidak melihat ke jalan? Cukup berbahaya bukan?  Memang sulit untuk menolak naluri keibuan Anda, tetapi itu demi kepentingan terbaik. Anak-anak menangis karena berbagai alasan, seperti kelaparan, kebosanan, dan kelelahan. Untuk itu, Anda perlu menyiapkan beberapa hal agar anak Anda dapat memenuhi perasaannya terhadap sesuatu, jadi Anda tidak perlu sampai berbalik badan ke jok belakang. Jika Anda harus memeriksa bayi, menepilah terlebih dahulu. Anda akan melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk menghibur anak Anda ketika Anda dapat berkonsentrasi 100% pada kebutuhannya. Anda juga perlu menyiapkan dot dan mainan cadangan di kursi belakang. 

3. Membiarkan Stress Memengaruhi Anda

Tidak ada keraguan tentang itu. Mengemudi bisa sangat membuat stres!  Pengemudi yang cemas membuat lebih banyak kesalahan daripada yang santai. Simpan beberapa musik yang menenangkan di mobil Anda. Tarik napas dalam-dalam beberapa kali saat Anda mulai merasa gugup. Karena jika Anda tidak PD terhadap kemampuan Anda dalam menyetir di berbagai situasi, Anda akan kehilangan fokus dan itu berbahaya.


Baca Juga, Tips Mengendarai Motor Di Jalan Bebatuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here