Seperti yang sudah diketahui, Jakarta memiliki ribuan lebih kendaraan yang beroperasi setiap harinya. Mau diluar ataupun didalam kota. Sudah menjadi hal yang lumrah jika weekend Anda terjebak di kemacetan, juga pada saat jam-jam sibuk. Dengan itu, Jakarta juga termasuk ke dalam salah satu kota terpadat di dunia.

Dilansir dari situs hiyacar.co.uk yang menyatakan bahwa Jakarta merupakan kota paling stres buat pengendara. Penilaian ini bukan sembarang penilaian. Sebelumnya situs tersebut telah menetukan posisi setiap kota di dunia melalui 7 faktor penentu. Apa saja yang menjadi faktor penentu yang menjadikan kota Jakarta termasuk ke dalam 10 besar ibukota yang bikin stres dalam berkendara di dunia. Simak penjelasannya yang Otodiva.com rangkum untuk Anda!

Dalam menyusun daftar kota-kota di dunia yang paling bikin stres dalam berkendara situs hiyacar.co.uk memiliki tujuh faktor penentu yang menjadikan kota Jakarta termasuk ke dalam 10 besar ibukota yang bikin stres dalam berkendara di dunia yaitu meliputi jumlah kendaraan per kapita, volume kendaraan di suatu kota, tingkat kemacetan lalu lintas, kualitas fasilitas jalan yang tersedia, opsi transportasi publik,  jumlah kecelakaan per tahun, dan terakhir kepadatan penduduk. Jakarta berada pada urutan ketiga di dunia dengan 6.0 poin. Ibu Kota RI hanya lebih baik dari Paris yang mendapat 6,4 poin dan Mumbai dengan 7,4 poin.

Nah, Berikut ini peringkat kota yang paling bikin stres untuk berkendara berdasarkan survei Hiyacar:

1. Mumbai, India: 7,4
2. Paris, Perancis: 6,4
3. Jakarta, Indonesia: 6,0
4. Delhi, India: 5,9
5. New York, Amerika Serikat: 5,6
6. Kuala Lumpur, Malaysia: 5,3
7. Nagoya, Jepang: 5,1
8. London, Inggris: 5,0
9. Kota Meksiko, Meksiko: 4,9
10. Osaka, Jepang: 4,9

Yang menjadi faktor lainnya adalah kurangnya kesadaran pengguna jalan dengan kendaraan lainnya. Termasuk juga perilaku pengendara ketika di jalan, terkait minim patuh pada peraturan serta perilaku ugal-ugalan memotong jalan orang lain. Sampai sulitnya navigasi GPS mendapatkan sinyal yang baik, agar bisa berfungsi semestinya untuk mengarahkan perjalanan. Faktor-faktor ini yang kemudian mendapatkan penilaian dengan skor 1-10 poin. Kemudian setelah dihitung, jumlah poin yang lebih banyak dinilai paling bikin stres saat berkendara.

Baca Juga, Apakah Boleh Mengemudikan Mobil Setelah Vaksinasi? Simak Faktanya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here