Musim penghujan telah mendatangi kita pada bulan September ini. Hujan sudah sering mengguyur jalan untuk sebagian besar daerah DKI Jakarta dan sekitarnya. Sebagai orang yang harus bermobilitas keluar diharapkan untuk berhati-hati, baik kendaraan roda dua atau roda empat. Khususnya untuk kendaraan roda dua, disarankan untuk tetap berhati-hati dalam mengendarai motor. Perlengkapan yang wajib dibawa saat musim penghujan salah satunya rain coat agar tidak basah kuyup.

Beberapa pengendara motor lebih memilih untuk menggunakan jas ujan dan menrobos hujan daripada meneduh dipinggir jalan. Akan tetapi, beberapa pengendara motor banyak yang menyimpan jas hujan dengan asal. Keseringan, pada pengendara motor menyimpan jas hujan yang masih basah di bawah jok motornya. Namun, apakah kebiasaan ini bisa berbahaya? Simak fakta dibawah ini yang sudah dikutip oleh Otodiva.com.

Setelah menggunakan jas ujan, banyak orang yang meletakannya di jok motor dalam keadaan basah. Padahal hal ini dapat berdampak fatal untuk motor Anda, juga keselamatan Anda. Dampak buruknya adalah ini akan membuat motor Anda mogok, yang dikarenakan adanya udara masuk melalui tutup tangki yang tertutup jas hujan sehingga tidak ada sirkulasi udara di dalam tangki.Jadi sebaiknya jangan diletakan di tempat tersebut. Selain itu, jika jas hujan diletakkan pada filter udara, maka sepeda motor akan tersendat-sendat atau bisa juga riding mati. Hal ini disebabkan jika jas hujan diletakan disana akan mengganggu asupan udara ke ruang bakar, sehingga pembakaran tidak sempurna. Dengan kurangnya asupan udara, efeknya sepeda motor akan tersendat-sendat dan mengeluarkan asap hitam dari knalpot.

Jas hujan ada baiknya tidak terlalu lama dilipat dan ditaruh pada bagasi motor, karena ini membuat jas hujan Anda cepat rusak terutama jika jas hujan berbahan dasar polyester atau gore tech. Simpanlah jas hujan Anda di tas khusus, agar bisa lebih awet. Juga gunakan kanebo atau microfiber untuk mengeringkan jas hujan. Setelah memakai jas hujan, pastikan jangan lupa juga untuk merawatnya. Tepatnya sama seperti perlengkapan berkendara lainnya, seperti helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu, jas hujan juga perlu dirawat setelah dipakai.

Baca Juga, Merokok Saat Mengendarai Motor, Ketahui Bahayanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here