Power steering merupakan sistem yang melengkapi sistem kemudi kendaraan. Sistem power steering membantu pengemudi untuk mengurangi stres saat mengemudi, jika sistem kemudi pada mobil tidak memiliki power steering maka jelas kemudi akan lebih berat daripada mobil yang memiliki sistem power steering. Lebih praktis tak begitu membutuhkan banyak tenaga, itulah tujuan dari kinerja setir Power Steering.

Robert E. Twyford berhasil mematenkan pada April tahun 1900 dengan kode U.S Patent 646,477. Prinsip mekanis ini, pertama kali diterapkan pada Columbia Truck dengan berat 5 Ton pada tahun 1903. Bahkan untuk mobil berat sekalipun, konsep setir ini mampu melakukan manuver secara mudah. Nah, dibawah ini Otodiva.com telah merangkum fungsi dan cara kerja dari sistem power steering pada mobil. Yuk kita simak!

Power steering dibagi menjadi dua jenis, yaitu power steering hidraulik dan power steering elektrik. Sistem power steering hidraulik ini memanfaatkan tekanan hidrolis yang didongkrak dari Power Steering Pump. Sistem mekanis tersebut mengurangi beban usaha yang diperlukan pengendara ketika memutar kemudi setir. Penempatan Power Steering Pump umumnya berada di depan mesin utama yang nantinya digerakkan oleh Crankshat lewat Drive Belt. Sedangkan, electric power steering, untuk memperingan pengemudi saat memutar roda kemudi sudah tidak menggunakan tekanan hidrolik namun diganti dengan menggunakan tenaga dari motor elektrik.

Cara kerjanya yaitu, saat mesin dihidupkan, indikator akan menyala serta menginformasikan pada Control Module untuk mengaktifkan motor listrik. Selanjutnya, Clutch akan menghubungkan keduanya antara motor listrik dengan batang setir.

Nah, fungsi sistem steering pada mobil Anda adalah untuk membantu pengemudi mengendalikan kemudi dengan lebih mudah. Anda dapat berhati-hati dengan kendaraan tua yang tidak menggunakan sistem power steering, karena pengemudi akan menghabiskan banyak tenaga ketika mobil akan belok, belum lagi memutar setir sepenuhnya. Namun berbeda dengan mobil yang sudah menggunakan sistem power steering. Pengemudi tidak lagi menghabiskan banyak tenaga untuk bisa mengendalikan setir saat dibutuhkan. Roda kemudi juga kembali ke posisi semula setelah berputar dan berputar sepenuhnya, fungsi sistem power steering pada mobil Anda juga akan membantu pengemudi untuk menghindari kelelahan dan ketegangan saat berkendara.

Baca Juga, Mau Coating Mobil? Simak Dulu Beberapa Manfaatnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here