Baru – baru ini, BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah memberikan peringatan dini atas potensi terjadinya cuaca ekstrem yakni hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang di sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Atas peringatan BMKG tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pun mengimbau warga ibu kota RI tersebut untuk waspada.

Khususnya, untuk para pengendara yang masih harus beraktivitas keluar. Sebab, dalam cuaca ekstrem (hujan secara sporadis, lebat dan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang) yang dapat berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung. Hal ini bisa sangat berbahaya bagi pengendara. Nah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pengendara pada cuaca ekstrem seperti ini. Yuk, simak penjelasan dibawah yang telah Otodiva.com rangkum untuk Anda!

Hal pertama yang harus Anda perhatikan jika berkendara dalam cuaca ekstrem adalah memperhatikan update rute jalan yang akan Anda lalui di media sosial, sebelum melakukan perjalanan. Jika rute yang Anda lalu diinformasikan bahwa hujan lebat disertai angin kencang, sebaiknya Anda menunda perjalanan. Sebab, saat cuaca ekstrim terjadi, seringkali ada orang yang tinggal di lokasi untuk memposting video terbaru atau berita terbaru tentang apa yang sedang terjadi. Menunda perjalanan menjadi hal yang tepat untuk menghindari kemacetan lalu lintas atau risiko berbahaya seperti pohon tumbang.

Kemudian, ketika Anda sedang dalam perjalanan dan cuaca tiba-tiba menjadi ekstrim seperti hujan deras dan angin kencang, ada baiknya untuk berhenti terlebih dahulu. Tunggu angin tenang, hujan akan berhenti dan kemudian melanjutkan perjalanan Anda. Ketika Anda berhenti, Anda harus mencari tempat yang aman di mana tidak ada risiko jatuh dari pohon atau banjir.

Dalam hal ini, Anda dapat meninggalkan mobil di tempat yang luas. Jangan parkir di bawah papan pengumuman, pohon tinggi, atau benda lain yang dapat jatuh tertiup angin. Tidak hanya itu, Anda tidak boleh masuk ke bawah tebing karena ada risiko longsor. Terakhir, selalu berhati-hatilah dengan objek yang bergerak supaya bisa mengambil langkah tepat bila ada suatu hal yang membahayakan.

Baca Juga, Batasan Umur Para Pengendara Motor, Berapa Kira-Kira?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here