Memilih helm tidak hanya mencari tahu tentang ukuran kepala Anda. Tapi, menentukan yang benar-benar akan berfungsi untuk melindungi kepala Anda jika terjadi benturan. Kelengkapan helm menentukan seberapa banyak keamanan yang dapat diberikan oleh helm Anda. Jika ada terlalu banyak celah antara helm dan kepala Anda, pada dasarnya Anda menyiapkan diri untuk ditabrak oleh perlengkapan keselamatan Anda sendiri. Di sisi lain, jika helm terlalu ketat, helm akan menjadi tidak nyaman. Ini akan mengganggu atau menyakitkan atau Anda akan berhenti memakainya. Kesesuaian yang baik yaitu, mencegah kedua masalah dan memungkinkan helm melakukan tugasnya. Inilah tips menentukan helm yang cocok dengan diri Anda yang sudah Otodiva.com kutip dari Revzilla. Yuk, kita simak!

Pilih Gaya Helm
Pengendara sepeda motor tidak pernah memiliki begitu banyak pilihan helm yang tersedia, menemukan yang sempurna bisa jadi luar biasa. Pertama adalah helm wajah terbuka, yang paling tidak membatasi dan paling tidak protektif. Helm wajah terbuka mengalirkan banyak udara, karena cangkang helm tidak menutupi dagu atau wajah pengendara. Helm wajah terbuka bisa berupa helm yang hanya menutupi bagian atas tengkorak Anda. Helm full face, di sisi lain, benar-benar menutupi kepala pengendara. Pelindung wajah melindungi hidung dan mata pengendara, dan perpanjangan cangkang yang disebut chinbar menutupi bagian bawah wajah pengendara.

Helm full face adalah yang paling sedikit berventilasi, tetapi paling protektif terhadap benturan. Helm modular adalah bagian dari helm full face. Helm ini menggunakan mekanisme berengsel untuk mengayunkan chinbar dan pelindung wajah keluar saat pengendara menyentuh pelepas, langsung mengubah helm full face menjadi helm open face.

Tentukan Bentuk dan Ukuran Kepala Anda
Sekarang setelah Anda memiliki arah, saatnya untuk mengetahui bentuk kepala Anda. Orang umumnya cocok dengan salah satu dari tiga bentuk kepala yaitu oval panjang, oval menengah, dan oval bulat. Untuk mengetahui apa yang Anda miliki, mintalah seorang teman untuk mengambil foto kepala Anda dari atas, apakah kepala Anda hampir bulat, atau panjang, periksa untuk memastikan sebelum beralih ke ukuran.

Sekarang, temukan ukuran helm Anda. Untuk mengetahui ukuran kepala, mintalah teman Anda untuk mengukur lingkar kepala Anda dengan pita pengukur. Pita harus berada di atas alis dan di sekitar bagian belakang kepala Anda. Sepotong tali akan berguna dalam melakukan hal ini. Letakkan saja di atas penggaris setelah mengukur untuk mengetahui panjangnya dan Anda dapat melakukannya sendiri.

Periksa Kecocokan
Ketidaknyamanan yang parah berarti Anda harus mencoba helm lain. Pertimbangkan untuk memeriksa ulang ukuran dan bentuk kepala Anda. Anda seharusnya tidak terlalu jauh dari sasaran jika Anda mengukur secara akurat, memeriksa tabel ukuran, dan memperhatikan deskripsi/video produk. Jika helm pas sebagaimana mestinya, Anda harus merasakan bantalan di pipi Anda. Mereka akan sedikit terangkat, seperti “pipi tupai”. Selanjutnya, ambil chin bar dan gerakkan. Pipimu yang harus bergerak, bukan helmnya. Jika meluncur, turunkan setidaknya satu ukuran.

Itulah tips untuk menentukan helm yang cocok dengan Anda. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Baca Juga, Tips Membersihkan Helm Motor, Ternyata Susah Susah Gampang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here