Semakin kesini teknologi semakin berkembang, khususnya pada dunia otomotif. Jika dulu banyak yang mengenal mobil dengan transmisi manual di mana harus menginjak kopling, kini sudah digantikan dengan mobil matik dengan transmisi otomatis. Mobil dengan transmisi otomatis sendiri juga terus berkembang yang kini dibagi menjadi dua jenis. Pertama adalah transmisi CVT dan kedua transmisi konvensional. CVT adalah Continous Variable Transmission sedangkan konvensional lebih dikenal dengan AT atau matic biasa. Nah, dibawah ini Otodiva.com telah merangkum apa saja perbedaan yang terdapat antara mobil CVT dan matic biasa. Yuk simak!

Sebagian pengendara roda empat banyak yang belum mengetahui apa perbedaan mobil CVT dan matic biasa, karena sepintas memang terlihat sama. Perbedaannya terdapat pada segi kinerjanya. Untuk mobil CVT memiliki dua bagian utama yaitu puli dan sabuk baja. Setiap puli akan didorong sistem pompa fluida sehingga tenaga yang disalurkan lebih sempurna pada dua roda belakang dengan menyesuaikan perubahan kecepatan dan torsi secara tepat. Sistem kerja itulah yang mengakibatkan percepatan dari kendaraan akan lebih konstan bebas dari hentakan. Pengendara akan merasakan perpindahan level kecepatan yang lebih halus sehingga terasa nyaman. Ditambah lagi beban kerja pada mesin akan jauh lebih ringan.

Sedangkan untuk matic biasa, menggunakan torque converter. Bagian ini akan memanfaatkan tekanan oli yang berasal dari valve body dari transmisi otomatis yang fungsinya menggerakkan input shaft. Dari cara kerjanya ini, dampak yang dirasakan adalah akselerasi jadi lebih bagus dibandingkan CVT. Namun hentakan yang terjadi pada saat perpindahan gigi akan lebih terasa. Oleh karena itulah, engine brake dari transisi AT tidak akan sebagus dari CVT.

Perbedaan lainnya juga terdapat pada segi penggunaan bahan bakarnya. Pada mobil CVT, bahan bakar yang digunakan lebih irit. Hal ini disebabkan saat perpindahan gigi akan terjadi penurunan RPM di mana bahan bakar yang masuk ke ruang bakar akan berkurang. Sangat berbeda sekali dengan transmisi matic biasa yang lebih membutuhkan banyak bahan bakar, oleh karena itulah akselerasi yang dihasilkan lebih tinggi.

Perbedaan Terakhir yaitu, transmisi CVT terkenal dengan kehalusannya ketika berpindah gigi. Ketiadaan guncangan tersebut memang membuat pengendara merasa lebih nyaman  dibanding dengan transmisi lainnya. Sedangkan, untuk mobil matic biasa saat perpindahan gigi terasa hentakannya sehingga membuat sedikit tidak nyaman untuk pengendara.

Baca Juga, Dicoba Presiden Jokowi, Intip Spesifikasi Mobil Listrik Mitsubishi Minicab MiEV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here