Meski perjalanan mudik lebaran sudah berakhir, namun para pemudik yang menggunakan mobil pribadi masih memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan kondisi kendaraannya dalam keadaan baik untuk mobilitas sehari-hari.

Terkait hal tersebut, Achmad Rofiqi, Marketing Head PT Sokonindo Automobile, memastikan untuk mengecek kendaraan kembali. Pasalnya kondisi perjalanan mudik tergolong berat, mulai dari menghadapi kemacetan.

Mesin dan cairan

Pertama adalah ruang memeriksa mesin kendaraan. Cara mudah untuk memeriksanya adalah mendengarkan suara mesin, dan memastikan tidak ada suara yang janggal dan mesin bisa dihidupkan dengan mulus. Pastikan juga kondisi mesin kering dan tidak ada tumpahan/rembesan cairan di bagian bawah.

Setelahnya, perlu di cek cairan-cairan yang dibutuhkan kendaraan seperti oli mesin, minyak rem, cairan radiator, hingga cairan wiper. Pemilik kendaraan dapat menambahkan cairan tersebut apabila, atau menggantinya apabila sudah waktunya diganti agar tetap optimal takala digunakan.

Kaki-kaki dan ban

Mengecek kaki-kaki kendaraan memang tergolong tidak mudah dan membutuhkan dongkrak. Pemilik kendaraan mendongkrak roda depan dan kemudian memeriksanya. Lalu gerakan roda (belok kiri dan kanan), apabila ada yang goyang maka bisa mengecek bagian tie-rod dan ball joint.

Periksalah ketebalan yang memadai melalui TWI, apa masih tebal atau sudah tipis sehingga perlu diganti. Jangan lupa juga kerikil-kerikil yang tersangkut di alur ban.

AC kendaraan

Selama perjalanan mudik, para pengunjung mengandalkan AC untuk membuat kabin tetap sejuk. Oleh sebab itu, AC juga perlu dicek kondisinya.

Pemeriksaan AC bisa dilakukan mulai dari melihat kondisi selang dan apakah bersih dari noda oli atau tidak. Jika sambungan masih baik maka tidak akan noda. Jangan lupa juga cek kipas AC dan pastikan selalu berputar.

Cek freon melalui lubang kaca kecil di dekat kompresor AC. Jika bening artinya masih penuh sedang jika muncul busa putih berarti sistem kekurangan freon.

Kelistrikan

Sistem yang terkait dengan kelistrikan bisa dilakukan dengan mudah. Cara pertama dengan cara mengaktifkan lampu utama, lampu sein, lampu kabin, dan juga head unit.

Pastikan semua berjalan dengan baik. Kemudian saat menghidupkan mobil, pastikan mobil bisa hidup dengan mulus.

Pengecekan berikutnya ke AC. Jika menggunakan Aki basah, maka bisa mengecek cairan aki apakah masih mencukupi atau perlu ditambah. Jika menggunakan aki kering, maka di cek indikator apakah masih dalam kondisi normal di warna biru atau hijau, atau bisa melihat tanggal aki terakhir, karena umumnya umur aki itu 1 – 2 tahun.

Kebersihan kabin

Terakhir adalah memerika kebersihkan kabin. selama perjalanan mudik , para penumpang akan membawa aneka makanan untuk biasanya bosan dan mengisi perut.

Bersihkan sisa-sisa atau tumpahan makanan yang ada di jok atau sela-selanya, termasuk aneka sampah yang ada di dalamnya. Membiarkan kabin kotor sangat berbahaya karena bisa jadi ada binatang yang menghinggapi dan rawan penyakit.

Baca juga : Tips Kenapa Tanda Indikator pada Mobil Sangat penting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here