Pada sebuah kendaraan umumnya dilengkapi dengan beberapa fitur canggih yang dapat membantu para pengemudinya agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan. fitur tersebut salah satunya indikator yang memulai beberapa peringatan.

Tidak hanya itu, dalam kondisi ini pengendara diwajibkan untuk memahami beberapa tanda indikator tersebut. Dikutip dari laman resmi Nissan Indonesia.

Tanda Seru (Peringatan Rem)

Di dalam indikator rem ini dilambangkan dengan lingkaran berwarna merah dan tanda seru di bagian tengahnya. Indikator ini menunjukkan bahwa ada permasalahan di bagian rem. Disarankan agar mengetes dengan cara menjalankan mobil dengan sedikit perlahan, jika mengalami masalah segera bawa di bengkel terdekat.

Mesin Berwarna Kuning (Mesin)

Memastikan indikator ini sudah tidak asing bagi Anda yang sering mengendarai mobil. Pasalnya jika indikator ini menyala terdapat gangguan pada bagian mesin.

Cawan Menyala (Ganti Oli)

Saat mobil meminta untuk diganti oli, biasanya indikator dengan lambang cawan meneteskan oli akan menyala. Saat indikator ini menyala dalam perjalanan, disarankan untuk mencari bengkel dan penggantian oli, karena jika terus dipaksakan akan mengakibatkan kerusakan pada mesin.

Sistem Pendingin Mobil

Bila indikator yang menyala, berarti mobil kondisi mesin yang overheat. Hal yang harus dilakukan adalah mengecek kondisi air radiator, jika habis sebaiknya digunakan untuk mengisi dengan udara yang berkualitas. Perlu diperhatikan, jangan buka radiator air dalam kondisi mesin panas, karena Otolovers bisa saja tersembur air panas dalam radiator.

Kegagalan Listrik

Jika suatu mobil mengalami kegagalan listrik maka akan ditandai dengan indikator baterai. Saat indikator ini terus menyala, sebaiknya disarankan untuk mengecek alternatornya. Namun, jika masih tetap hidup, sebaiknya mobil segera dibawa menuju bengkel terdekat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here